Arumbai, Geliat 2 Tahun!

Jauh-jauh hari harus saya sampaikan pada pembaca yang budiman, bahwa tulisan ini saya tulis dalam keadaan terdesak, di tengah deadline yang menumpuk. Salah satunya Kegiatan Tabaos arumbai yang meliputi dua kegiatan , Nonton Bareng Film Dokumenter Linimas(s)a dan Workshop sosialisasi Internet Sehat. Dua kegiatan yang cukup membuat kaki saya pegal dan puyeng tujuh keliling. Pada kesempatan lain akan saya ceritakan kisah utuhnya.

arumbai. comot dari daenggassing.com

Sebenarnya banyak cerita yang ingin saya tulis pada kesempatan ini. Banyak pengalaman telah saya jalani selama dua tahun bersama sahabat/rekan, teman, sohib, kolega hingga saudara di Komunitas Blogger Maluku . mulai dari workshop, hunting, sosialisasi, kopdar hingga kukugalas (kumpul-kumpul gak jelas).
Saya ceritakan awal perkenalan saya dengan para founding fathers Komunitas Blogger Maluku ‘arumbai’ (dulu namanya ke barat-baratan, MBC : Maluku Bloger Community, belakangan namanya diganti agar sesuai dengan falsafah kearifan lokal). Saya sebut mereka ini dengan Angkatan Seroja. Kenapa Seroja? Tentulah ada kisahnya. Seroja merujuk pada nama sebuah kafe yang berada di pusat belanja kota ambon, AMPLAS. Kafe bersejarah ini adalah awal pertemuan mbah, opa, oma, tante, usi, bung, caca, abang deng ade bloger yang ada di kota ambon. Yang hadir pada kesempatan itu, Om Embong, Tiara, Almascatie, Masrur, Eby dan Dharma. Dari kopdar perdana inilah disepakati untuk dibentuk kegiatan berupa workshop pengenalan blog dengan tema ‘blog sebagai E-learning’. Nah, dari kegiatan inilah muncul generasi kedua blogger Maluku. saya, ello, arif, dll. Angkatan ini saya beri nama Angkatan Lampu Mati. Lho kenapa lampu mati? Ada alasannya. Ketika kegiatan workshop berlangsung, memang sedang musim pemadaman bergilir oleh PLN. Waktu itu IAIN Ambon – tempat digelarnya workshop- mendapat giliran padam. Sehingga, jadilah siang hari yang panas dan tanpa listrik. Dan atas inisiatif panitia, workshop di tunda beberapa jam hingga listrik on kembali.
Setelah workshop di IAIN, sebenarnya masih banyak lagi kegiatan-kegiatan workshop yang digelar MBC. Tapi dari sisi kaderisasi dan regenerasi, hasil-hasil workshop seperti workshop Unpatti tidak melahirkan bloger baru di Maluku. Setelah Workshop -workshop ini saya tidak menyaksikan langsung geliat aktivitas Komunitas bloger Maluku, karena saya harus konsentrasi belajar bahasa inggris 6 bulan di jawa timur.
Nah, di awal 2011 inilah, proses pergumulan ide-ide mutakhir terkumpul kembali. Entah dirasuki setan mana, awak-awak blogger Maluku kembali bersemangat menggelar berbagai macam kegiatan. Tema besar dari kegiatan yang digelar bernama TABAOS ARUMBAI. Saya tak tahu pasti apa maknanya, dan mengapa memakai tema itu, yang jelas tema ini – katanya – cukup mewakilkan visi komunitas bloger Maluku yang sekarang bernama Arumbai.
TABAOS ARUMBAI pun nantinya akan diisi dengan serentetan kegiatan yang cukup panjang durasi waktunya. Saya tak tahu pasti. Tapi dari yang saya dengar, akan banyak kegiatan yang digelar rutin tiap bulannya.
The last but not least, tulisan ini saya persembahkan untuk Kawan-kawan di komunitas blogger Maluku yang dengan senang hati membiarkan saya dan Tanase untuk kerja full body, dari petang hingga petang lagi. Lupa makan, lupa minum, lupa sms pacar, lupa telpon teman dan paling parah lupa mandi. Demi mengerjakan proposal, mengonsep dan mengetik surat, memasang baliho hingga jadi letter delivery ke sekolah-sekolah. Berbahagialah kalian, wahai kawan-kawan yang tak ada disini. Kegiatan ini kami persembahkan untuk kalian😀
Selamat hari Jadi Komunitas Blogger Maluku yang kedua. Tomma!

Selamat Ultah ke-2. source : aianamie.blogspot.com/2010/11/dua-puluh-dua.html


*
Postingan ini dalam rangka Ulang Tahun Arumbai yang ke-2, hari ini 4 April 2011.
*
Puncak acara Ultah ke-2 Arumbai berupa Tabaos Arumbai yaitu Nonton Bareng Film Linimas(s)a dan Seminar Internet Sehat: Ambon, 8 – 9 April 2011.


Addition : Tulisan ini saya ketik dalam waktu 28 menit tanpa edit di warnet. Rekor baru lho. Saya berusaha mencuri waktu dari Tanase untuk mengetik tulisan ini sebagai isyarat bahwa saya juga menghargai hari lahir Komunitas Blogger Maluku. Tanase, waktu saya sedang mengetik tulisan ini, sedang lirik-lirikan sama cewek di warnet. Bikin kesal. Saya didiamkan kayak mie rebus, dan dia sibuk cekikikan sama cewek disampingnya. Mana ceweknya cantik lagi.. nasib.. nasib

20 responses to “Arumbai, Geliat 2 Tahun!

  1. 1. +1000 Inspiratif pas dibagian Kukugalas
    2. Ini macam edisi curcol
    3. hwakakkakaka sumpah tatawa tar abis2 baca ini posting e.. samua serius2 cuman ini sa yg takaruang ala Kukugalas =))
    4. Ale diwarnet mana? masih ada yg bening2 kah?

  2. Tanase, waktu saya sedang mengetik tulisan ini, sedang lirik-lirikan sama cewek di warnet. Bikin kesal. Saya didiamkan kayak mie rebus, dan dia sibuk cekikikan sama cewek disampingnya. Mana ceweknya cantik lagi.. nasib.. nasib

    aih, cari informasi facebook ato twitternya apa, besok katong pi lamar dia =))

  3. tulisan yg sangat menarik. terus terang saya sedikit merasa beruntung juga waktu ketemu Tanase di Jakarta tidak sempat duduk berdekatan. jarang mandi toh?! heheheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s