Kita : Di antara 3 Bulan

3
Bulan. Sebuah penanda baru bagi kami. Sebuah tembok pemisah antara savana
dan gurun pasir.
3 bulan. Kami belajar. belajar tentang indahnya taman tanpa kembang dan kupu-kupu : hanya tanah gersang dan sempit.
3 bulan. Tanpa payung. Hujan memudarkan cinta dan rindu. Tapi tak ada yang hilang.
Kami telah terlahir kembali. Kami telah melewati lubang sempit yang berhulu jurang dalam. Kami lahir dari kegelapan.
Hingga suatu malam menyapa, kami berdua bugil. Asa itu mempertemukan kami dalam sebongkah kapuk yang lusuh. Tangisan kami memecah di malam itu.
Kini, apapun yang terlihat di depan hanya tanda tanya. Entah kapan sirna. Entah kapan tampak. Setan dan malaikat pun bisu.
Dan nanti, ketika semua kelak akan tertahan pada keyakinan. Kita bersama dalam hingar-bingar petasan dan sesaji yang berbau pekat. Penuh gincu. Penuh kilatan lampu dan jabat tangan.
Semua orang menanti senyum kita di hari itu.

Ambon, 7 Mei 2011

—> Hanya nulis. no tendensi, meaningless

Sumber gambar : *lupa

2 responses to “Kita : Di antara 3 Bulan

  1. itu KKN saja sampe bugil2 begitu?? istigfar ya akhiiii istigfarlah *iks*

    btw ikiii kalo ente baca comment ini kita berdua punya tugas meribet2kan diri dan memusingkan diri menanti…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s